Puasa Kartu Kredit Ini Perlu Kamu Lakukan Lho

Puasa Kartu Kredit Ini Perlu Kamu Lakukan Lho

Banyak cara bijak untuk mengelola kartu kredit agar tidak membuat kamu konsumtif. Di artikel ini, akan dibahas mengenai cara yang tidak biasa, yaitu puasa kartu kredit.

Kegiatan puasa biasanya memberikan keuntungan bagi yang menjalankannya. Puasa yang kita kenal adalah tidak makan dan minum selama jangka waktu tertentu sesuai dengan perintah agama atau demi kesehatan, puasa kerja atau liburan, puasa main video games, dan lain-lain.

Nah, bagaimana dengan puasa kartu kredit? Pasti tujuannya juga tak kalah bermanfaat: Puasa kartu kredit agar tidak konsumtif. Mau?

Seperti kita ketahui, banyak orang mengalami mimpi buruk setelah memakai kartu kredit, karena mereka memakainya untuk membeli segala macam barang dan pengeluaran yang konsumtif: mulai dari membeli gas, makanan, pakaian, bahkan membayar tagihan.

Hal ini bisa saja terjadi karena pengguna kartu kredit memikirkan reward yang diperoleh dari pembelanjaan dengan kartu kredit, atau karena memang merasa terlalu nyaman menggunakan kartu kredit. Padahal saat kita menggunakan kartu kredit, ‘sedikit tambahan kelebihan’ seperti ekstra uang fee, dan fee tersembunyi lainnya, dimasukkan ke kartu kredit.

Puasa Kartu Kredit, Apa kah itu?

Seperti bunyinya, puasa kartu kredit ini menolak menggunakan kartu kredit selama periode tertentu, yaitu bisa seminggu, sebulan, tiga bulan, dan seterusnya. Variasi lain dari puasa kartu kredit adalah melanjutkan penggunaan kartu kredit namun terbatas pada penggunaan yang penting saja, seperti bahan makanan atau tiket pesawat, dan tidak untuk keperluan makan di luar, entertainment, baju, elektronik, dan barang konsumtif lainnya.

Puasa berbelanja menggunakan kartu kredit selama sebulan bisa dicoba untuk membantu menciptakan uang ekstra dalam anggaranmu. Selain itu, kamu bisa belajar menahan diri untuk menghemat pengeluaran bulanan konsumtif yang ternyata bisa kamu lakukan. Bagaimana, bisa tidak kamu bertahan tanpa kartu plastik ini? Jika tidak, berarti kamu memiliki masalah.

Bagaimana Puasa Kartu Kredit Ini Dijalankan?

Banyak cara yang dapat diambil untuk tidak menggunakan kartu kredit selama sebulan, namun cara terbaik adalah dengan menggunakan sistem amplop. Ambil amplop dan tuliskan bujet kategori khusus di luar amplop serta jumlah uang yang telah kamu anggarkan untuk bujet khusus itu selama sebulan. Lakukan untuk semua kategori bujet yang bisa dibayar dengan uang tunai, terutama keperluan yang bukan merupakan barang konsumtif.

Jika amplop telah kosong, kamu harus berhenti membelanjakan uang untuk kategori bujet itu. Ada waktunya untuk melatih diri agar lebih disiplin dan berpikir kreatif menyangkut masalah ini, atau cukup bilang ‘tidak’ dan taat pada aturan main ini.

Jadi cara puasa kartu kredit ini membatasi diri kamu untuk menggunakan uang tunai saja selama sebulan serta mengetahui bujet yang penting saja yang bisa dibayar dengan uang tunai. Lebih dari pos-pos di luar dari amplop yang telah kamu tulis, itu adalah pengeluaran konsumtif. Nah, pengeluaran konsumtif ini tidak boleh dilakukan dengan menggunakan kartu kredit.

Lalu bagaimana dengan reward kartu kredit? Jika kamu menjalankan puasa kartu kredit, reward tentu akan mengecil atau bahkan tidak ada di akhir bulan. Program reward kartu kredit memang dapat menjadi sebuah insentif yang menarik bagi sebagian orang. Namun dengan situasi dunia kartu kredit saat ini, berbagai tawaran reward tersebut bisa saja ditiadakan satu hari nanti. Juga persentase reward seperti tawaran cash back berkurang demi keuntungan bank penerbit kartu kredit.

About admin

Check Also

Shopaholic, Tobatlah! Ini Kerugian dari Kebiasaan Boros ini

Shopaholic, Tobatlah! Ini Kerugian dari Kebiasaan Boros ini Apakah kamu pernah menonton film ‘Confessions of …